BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Selamat Datang!

Belum jadi anggota? Untuk bergabung, klik saja salah satu tombol ini!

Jika ada pelanggaran Aturan Pakai, klik di "Laporkan" pada pesan tsb.



Pendaftaran member baru diterima lewat Facebook , Twitter, atau Google+!
Anggota yang baru mendaftar, mohon klik disini.

kita saling sayang,tapi dia gak mau status "PACARAN"

stevenhanstevenhan ✭ Bronze
just wanna share,,butuh saran,, mohon maaf sebelum nya kalau cerita saya tidak menarik tapi saran kalian sangat berarti banget

nama aku steven saat ini usia ku sudah menginjak 32 tahun, aku hidup di lingkungan straight dan tidak terlalu banyak teman2 gay,,,
diusia begini aku sudah muak dengan pertanyaan kapan menikah oleh teman2 sekolah , teman2 kantor ....
awalnya aku cuek dan tidak peduli tapi lama2 aku merasa risih dengan pertanyaan
dalam pikiran ku adalah aku tidak peduli apa kata orang lain atau ada yang tau aku GAY, selama aku menemukan seseorang yang saling mencintai untuk menjalanin hidup bersama,, itu akan menguatkan aku...

aku sudah mencoba menjalin hubungan tapi selalu gagal dan gak bertahan lama,,,aku selalu merasa kesepian
hingga saat ini aku menemukan seseorang yang bener2 aku sayangin...dia adalah temen kerja ku usia nya sama 30an juga, awalnya aku hanya anggap dia temen kerja biasa
tapi lama-kelamaan karena 1 project kita saling ketemu ,komunikasi dan merasa nyaman satu sama lain sehingga timbul perasaan
,,,awalnya aku gak tau kalau dia PLU juga,,,tapi karna saling beri perhatian makanya jadi saling tau.
tiap weekend aku selalu nginap tempat dia dan kita selalu habisin waktu bersama di weekend

dan yang menjadi permasalahan nya adalah setelah kita cukup lama dekat,,tapi kita belum ada status aku pernah tanya ke dia kalau hubungan kita ini PACARAN kan?
dan dia menjawab tidak tingin STATUS PACARAN? mendengar jawabanya aku SHOCK,mau nangis ,,,,aku tanyakan alasan nya tapi dia belum mau jawab
aku bener2 mau nangis rasanya setelah apa yang kita jalanin dia tidak anggap sebagai pacaran.

sampai akhirnya dia memberikan penjelasan kalau dia tidak mau status PACARAN karena tidak ingin ada kata PUTUS, dia merasa trauma karna dia pernah pacaran 5 tahun dan akhirnya PUTUS karna mantanya menikah...
aku tanya apakaha dia sayang sama aku, dan dia jawab" km liat aja apa yang kulakukan padamu itu tanda sayang"

aku sekarang bener2 bingung ALL,,,saat ini kita masih menjalin hubungan tanpa status pacaran,aku sebenarnya gak mau tapi aku bener2 sayang bgt sama dia,,,
karena dia lahyang mengisi kesepian ku saaat ini,,,,
yang saaat ini aku lakukan lah aku melakukan apapun supaya dia bener2 sayang pada ku,,,

menurut kalian gimana guys,,,PLS
«1

Komentar

  • SilvestrSilvestr ✭✭✭ Gold
    saya juga tipe seperti itu sih...
    just enjoy the moment tho...

    malah enak, sama2 menghargai kebebasan kedua pihak

    ngga ada kata putus berarti kalo misal hubungan kalian renggang baliknya gampang krn ga ada sesuatu yg rusak..

    dr pengalamanku hubungan kek gini jauh lebih ngalir dan bahagia drpd pacaran...
    ngga ada tanggung jawab utk senantiasa ngasih perhatian sebagai seorang pacar juga....

    intinya just enjoy the moment, nikmati saja masa2 masih bersama ngga usah byk mikir...
    krn ada awal selalu ada akhir
    “Moonlight floods the whole sky from horizon to horizon; how much it can fill your room depends on its windows.” - Jalaluddin Rumi
  • iussiuss ✭✭✭✭✭ Diamond
    Ada kasus yang mirip dengan orang yang kukenal.


    Apalah arti status bila hidupmu ga menyenangkan.

    Nikmati saja apa yang ada.


    Kecuali kalau kamu pengen kekeukeuh dengan pendirianmu, harus ada status yang jelas.
    Ya kamu jangan cemen.
    Dia ga mau pacara ya ditinggal bae.
    Cari yang mau.
  • boyszkiboyszki ✭✭✭✭✭ Diamond
    Hmm.

    Statusnya kok sama ya kayak itu haha.

    Sebenarnya bagus sih kalo kayk gini, kalo sayang itu memang perlu dibuktikan dengan pacaran kah menurutmu?
    ga ada otak nya
    confused.png
  • justnewbiejustnewbie ✭✭✭ Gold
    Ewwwwww... Kalok maunya status tapi dia gak mau, tinggalin
    Tapi kalo udah nyaman tanpa ada embel embel status pertahankan
    Cowok homok gak cuman satu, apalagi kalo situ duitnya banyak. Yakin tinggal pilih. Tinggal coliin pake dollar atau dinnar yakin gue artis Instagram juga bakal merem melek orgasme duit
  • lulu_75lulu_75 ✭✭✭✭✭ Diamond
    menurutku itu sesuai dengan kamu inginkan yaitu ... menemukan seseorang yang saling mencintai untuk menjalani hidup bersama ... ya kan, untuk apa status ? ...
  • Adrian69Adrian69 ✭✭✭✭ Platinum
    > @stevenhan menulis:
    > just wanna share,,butuh saran,, mohon maaf sebelum nya kalau cerita saya tidak menarik tapi saran kalian sangat berarti banget
    >
    > nama aku steven saat ini usia ku sudah menginjak 32 tahun, aku hidup di lingkungan straight dan tidak terlalu banyak teman2 gay,,,
    > diusia begini aku sudah muak dengan pertanyaan kapan menikah oleh teman2 sekolah , teman2 kantor ....
    > awalnya aku cuek dan tidak peduli tapi lama2 aku merasa risih dengan pertanyaan
    > dalam pikiran ku adalah aku tidak peduli apa kata orang lain atau ada yang tau aku GAY, selama aku menemukan seseorang yang saling mencintai untuk menjalanin hidup bersama,, itu akan menguatkan aku...
    >
    > aku sudah mencoba menjalin hubungan tapi selalu gagal dan gak bertahan lama,,,aku selalu merasa kesepian
    > hingga saat ini aku menemukan seseorang yang bener2 aku sayangin...dia adalah temen kerja ku usia nya sama 30an juga, awalnya aku hanya anggap dia temen kerja biasa
    > tapi lama-kelamaan karena 1 project kita saling ketemu ,komunikasi dan merasa nyaman satu sama lain sehingga timbul perasaan
    > ,,,awalnya aku gak tau kalau dia PLU juga,,,tapi karna saling beri perhatian makanya jadi saling tau.
    > tiap weekend aku selalu nginap tempat dia dan kita selalu habisin waktu bersama di weekend
    >
    > dan yang menjadi permasalahan nya adalah setelah kita cukup lama dekat,,tapi kita belum ada status aku pernah tanya ke dia kalau hubungan kita ini PACARAN kan?
    > dan dia menjawab tidak tingin STATUS PACARAN? mendengar jawabanya aku SHOCK,mau nangis ,,,,aku tanyakan alasan nya tapi dia belum mau jawab
    > aku bener2 mau nangis rasanya setelah apa yang kita jalanin dia tidak anggap sebagai pacaran.
    >
    > sampai akhirnya dia memberikan penjelasan kalau dia tidak mau status PACARAN karena tidak ingin ada kata PUTUS, dia merasa trauma karna dia pernah pacaran 5 tahun dan akhirnya PUTUS karna mantanya menikah...
    > aku tanya apakaha dia sayang sama aku, dan dia jawab" km liat aja apa yang kulakukan padamu itu tanda sayang"
    >
    > aku sekarang bener2 bingung ALL,,,saat ini kita masih menjalin hubungan tanpa status pacaran,aku sebenarnya gak mau tapi aku bener2 sayang bgt sama dia,,,
    > karena dia lahyang mengisi kesepian ku saaat ini,,,,
    > yang saaat ini aku lakukan lah aku melakukan apapun supaya dia bener2 sayang pada ku,,,
    >
    > menurut kalian gimana guys,,,PLS

    Well, @stevenhan

    Relationship nggak harus selalu "diresmikan" dengan kata pacaran or whatever kan.
    Yang penting kualitas relationship - dan gimana cara menjaga relationship.
    Bisa aja bilangnya "status: pacaran" tapi kelakuannya nggak kayak orang pacaran.

    It's kinda insecure, clingy and creepy kalau maksa2 harus resmi pake status pacaran. Dan yang ditodong malah jadi nggak comfortable atuh.

    Kamu sudah tanya apa dia sayang sama kamu - dan jawabannya nggak direct, itu berarti dia masih ada doubt sama kamu.
    Reverse roles here. Bukan cuma kamu yang masih gamang - dia juga ada trauma lama, dan sebenernya sangat insecure juga, sama kayak kamu.
    Nggak ada jaminan kalau kamu bakal seumur hidup sama dia kan ya. Gimana kalau tiba2 ortu nyuruh kamu nikah sama perempuan dan harus meninggalkan dia?
    Atau kamu tiba2 ketemu cowok lain dan either selingkuh atau malah kabur sama tuh cowok hahaha.

    Jalan terbaik sepertinya adalah bilang bahwa kamu sangat sayang sama dia, dan kamu akan berusaha untuk membuat dia bahagia.
    Kamu merasa comfortable untuk menjalani hidup bersama dia, dan akan support dia along the way.
    Kamu akan percaya sama dia dan respect pendapat dan tindakan punya dia.
    Kamu akan communicate better dan being open sama dia about yourself.
    Kamu akan being truthful dan nggak berbohong, dan akan setia sama dia.
    Kamu akan let him know your feelings clearly biar dia nggak harus mengira-ngira apa kamu lagi marah, being cynical atau bercanda.
    Kamu akan berusaha sabar dan tidak jump to conclusion, dan selalu clarify kalau ada hal yang nggak jelas buat kamu.
    Tapi berarti it's a two way street - dan kamu juga mengharapkan hal yang sama dari dia.
    Karena dasar relationship yang kuat adalah saling percaya dan saling respect satu sama lain.
    And those, my friend, are the base requirements for a healthy relationship.

    Tuh - gimana nggak dalem. Lebih dalem dari sekedar pacar-pacaran kan?
  • pocarisweatpocarisweat ✭✭ Silver
    duh shay status jg buat apa? nggak bikin kenyang ga bikin orgasme juga ih
    kan yg pnting udah ada yg sayang. Sepengalaman eyke sih ya, mon mangap nih, homok2 yg nuntut status itu homo2 yg mainnya kurang jauh. homok2 yg insecure dan kurang dewasa dalam berpikir. mangkanya klo main itu yg jauh (LOL gajarin gabener yeus eyke).
    klo bagi eyke sih ya, status ga penting, yg penting realisasi. jangan hidup dalam drama shay
    Permasalahan "ingin status yg jelas ini" adalah masalah buat homok2 lemah.
    Klo mau dibalik lagi "trus klo udah pacaran trus knp? bisa menjamin deseu gak ninggalin yey? biarbisa manggil sayang honey babi bala2?"

    so classix and cheap
    "kenty kenty kenty"
  • edited August 14
    > @justnewbie menulis:
    > Ewwwwww... Kalok maunya status tapi dia gak mau, tinggalin
    > Tapi kalo udah nyaman tanpa ada embel embel status pertahankan
    > Cowok homok gak cuman satu, apalagi kalo situ duitnya banyak. Yakin tinggal pilih. Tinggal coliin pake dollar atau dinnar yakin gue artis Instagram juga bakal merem melek orgasme duit

    Kaya kamu dong di sawer duit langsung auto ngaceng :D
  • stevenhanstevenhan ✭ Bronze
    makasih semua masukannya @Violie_jahad @pocarisweat @Adrian69 @lulu_75 @justnewbie @iuss @Silvestr @boyszki ,, pendapat kalian bermafaat bgt,,,,emang dari kesimpulan kalian status "PACARAN" tidak terllau penting yang penting adalah saling sayang

    sekarang memang aku menjalankan dengan dia tanpa status, selama ini kita jalanin emang ada masa2 indah tapi kadang ada konflik jg...
    aku sudah sering ucapkan kalau aku sayang dia, tapi dia gak pernah ucap balik , karena aku merasa dia bukan tipe orang yang muda ungkap perasaan.....
    dari situ berpikir mungkin dia belum sayang sama aku sepenuhnya, oleh karena itu aku bersabar dan melakukan apapun sampai dia bener2 akan sayang ke aku....

    dari hubungan ini aku semakin kenal karakter dia kalau dari keadaan happy sifat dia : bisa penyayang, perhatian dan menyenankan
    tapi saat kondisi bad mood : dia jadi cuek,egois dan tidak mau terbuka
    terkadang saat dia bad mood aku komplain kenapa km jadi cuek, dan tidak ingin ketemu,,,,
    dan dia jawab dengan marah :mau km apa sih,, aku seperti tidak berhak mengatur hidup dia

    dari sifat buruk dia itu kadang aku yang mengalah,saat dia suntuk dia tidak ingin ketemu dengan aku,,,,,aku berusaha mengerti mungkin dia butuh waktu sendiri...
    tapi kadang aku juga suntuk dan butuh kehadiran dia, makanya aku terkadang emosi dengan sikap dia yang cuek bgt,,,tapi dia malah emosi dan menggangap aku gak berhak mengatur hidup dia

    sebenarnya point yang aku takutkan jika tidak ada status "PACARAN" adalah :
    1. aku tidak boleh komplain atau ngeluh dengan sikap dia, dan tidak berhak untuk menyuruh dia berubah , terkadang aku hanya minta sedikit perhatian aja dari dia.cuma kalau dia lagi badmood dia akan sangat cuek dengan aku
    2. aku merasa takut jika dia merasa bosan/ jenuh dengan saya , dia akan dekatin orang lain tanpa merasa bersalah/berdosa.

    itu yang masi menghantuin pikiran ku,


    setiap kita bertengkar selalu aku yang mengalah dan meminta maaf,,,karena aku gak mau mengkahiri hubungan dengan dia
    tetapi terkadang aku harus terima dengan sikapnya

    sekarang hanya ada 2 option di pikirian ku :
    1. tetap menjalanin hubungan ini tanpa status "PACARAN" dengan kondisi jika dia lagi bad mood aku harus terima dengan sifat dia yang cuek ,ego dan gak perhatian yang kadang aku butuhkan

    2, atau aku pergi menjauh dari dia tanpa ada kata putus karena memang kita gak ada status dengan resiko aku harus siap SAKIT HATI dan merasa kesepian,,,,karena kau sudah sangat sayang bgt ama dia,,,
  • jeje00jeje00 ✭✭✭✭✭ Diamond
    kita gak saling sayang,tapi
    dia mau status
    "PACARAN"
  • boyszkiboyszki ✭✭✭✭✭ Diamond
    Aku pilih yang kedua kak
    ga ada otak nya
    confused.png
  • iussiuss ✭✭✭✭✭ Diamond
    Kau dalam hubungan timbul sakit hati, kesedihan yang mendalam, merasa tertekan, ya lupakan saja dia.

    Kalau emang cinta beneran, biarpun cuma searah pasti ada rasa senang, nyaman, dan tentu saja kamu enjoy dengan hubungan tersebut.
  • sunentaasunentaa ✭✭✭✭✭ Diamond
    de'e mek pengin ngentot awakmu tok. mari. 8-|
    1c80e09c3db737b408d7fb2111bfc7.jpg
  • pocarisweatpocarisweat ✭✭ Silver
    sebenarnya point yang aku takutkan jika tidak ada status "PACARAN" adalah :
    1. aku tidak boleh komplain atau ngeluh dengan sikap dia, dan tidak berhak untuk menyuruh dia berubah , terkadang aku hanya minta sedikit perhatian aja dari dia.cuma kalau dia lagi badmood dia akan sangat cuek dengan aku
    2. aku merasa takut jika dia merasa bosan/ jenuh dengan saya , dia akan dekatin orang lain tanpa merasa bersalah/berdosa.

    nah kan bener apa kata eyke. yey ini type insecure. udah keliatan shay.
    sorry to say. grow up baby. grow ur mind, not only ur shaped body
    klo eyke sih yaudah nikmatin kentynya selagi bisa. klo eyke sich HAHA
    "kenty kenty kenty"
  • yang bikin dia bosen ya kelakuanmu sendiri itu loh minta perhatian, nyuruh berubah, dll #-o
«1
Sign In or Register to comment.