BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Selamat Datang!

Belum jadi anggota? Untuk bergabung, klik saja salah satu tombol ini!

Jika ada pelanggaran Aturan Pakai, klik di "Laporkan" pada pesan tsb.



Pendaftaran member baru diterima lewat Facebook , Twitter, atau Google+!
Anggota yang baru mendaftar, mohon klik disini.

Untuk sebuah nama diantara hati dan jantung.

seabirdseabird ✭✭ Silver
Untuk sebuah nama diantara hati dan jantung.

Tak kusangka, akhirnya kita buta. Ketika kita beradu pandang. Mataku dan matamu terbang. Terikat seperti layang-layang. Menuju horizon yang sepi.

Dan disini, dipesisir ini. Hanya ada kau dan aku. Dan lagi kitapun bisu. Lidahku dan lidahmu kelu. Sebab diantara debur ombak serupa perang. Kita terdiam bersama kicau burung. Mereka terikat tak mampu berbahasa.

Tali itu membelenggu mereka. Kau dan aku hening dalam senyum dan tawa. Kita tak membutuhkan lidah untuk berbagi kata.

Tali itu tak berhenti mengikat. Karena mata dan lidah telah terpaut. Tanganku mencari tanganmu bersama hujan. Kita saling menggenggam impian. Bersatu dalam kegelapan dan keheningan.

Menuju cahaya kemilau. Sebab kita sepasang kekasih buta dan bisu. Yang terikat oleh cinta…
Jika debur ombak mampu mengikis karang. Maka kisah ini membunuh malam dalam terang.

Komentar

  • boyszkiboyszki ✭✭✭✭✭ Diamond
    Aaaaaaakkkkkk
    ga ada otak nya
    confused.png
  • seabirdseabird ✭✭ Silver
    Kenapa @boyszki
    kirain ngambek td :p
  • boyszkiboyszki ✭✭✭✭✭ Diamond
    Ihh nggak kok Om
    ga ada otak nya
    confused.png
  • seabirdseabird ✭✭ Silver
    Ingin

    Aku ingin menjadi anak-anak yang begitu bahagia memamerkan tawa di bawah timpaan hujan yang dingin.

    Yang dengan suka cita berlari tanpa pernah takut dihadapannya terbentang rasa lapar dan kehilangan.

    Tanpa takut akan kegamangan masa depan dan pecarian tanpa henti.

    Aku ingi menjadi kegelapan hujan yang lihai merawat kenangan ketika kehilangan demi kehilangan tak pernah cukup mengantikan kedamaian.

    Aku ingin menjadi lembaran malam yang setia merawat kesunyian tanpa perlu doa-doa yang mengantung sepi.

    Aku ingin menjadi lesung pipi diantara senyummu yang tak pernah takut merasa lelah dan jauh.
  • seabirdseabird ✭✭ Silver
    Pada Angin

    Pada angin, aku menitipkan doa tentang hafalan rindu yang menggetarkan nadi waktu. Pada angin kita akan mengeja segalanya, membiarkan rasa bicara lalu bekerja pada amsal- amsal bahagia di ujung sana.

    Menari ketika pada gilirannya kita akan kembali menukar segala tiada menjadi ada, sebab kita masih berharap bisa saling memeluk meski raga tak berdekatan.

    Pada angin kita akan membiarkan jumlah-jumlah ini tetap tua, berdetak diantara bilangan waktu dan almanak rindu yang menulis namamu pada kelender-kelender bising yang riuh dengan rencana waktu naif kita.

    Pada angin kita memutuskan segalanya, membiarkan rasa berbicara, memeluk segala tanda rahasia lalu mulai mengulum senyum berharap bahwa pelukan ini nyata adanya.
  • seabirdseabird ✭✭ Silver
    MENJADI MATAMU

    Aku sangat suka membayangkan menjadi matamu.
    Mengetahui apa saja yang ingin dan tak ingin kau lihat.
    Belajar bagaimana caramu memandang sesuatu.
    Mengetahui warna apa saja yang kau suka.

    Sesekali merasakan bagaimana caramu bersedih.
    Bagaimana caramu agar tetap terlihat kuat.
    Aku ingin memahami bagaimana rasanya menjadi matamu.

    Lalu mengerti apa yang kau rasakan saat menatapku.
  • seabirdseabird ✭✭ Silver
    Di usiaku ini, sungguh bukan masanya lagi galau-galauan karena patah hati, ingat mantan, atau rasa yang bertepuk sebelah tangan. Ini sudah bukan masanya.

    Juga... di usiaku ini, sungguh bukan waktunya lagi sedih-sedihan sebab memendam perasaan, menghayal tentangnya, atau memikirkan si dia yang tak jelas serius tidaknya. Ini sudah bukan waktunya.

    Di usiaku ini, adalah serius menghabiskan waktu untuk memperbaiki diri. Belajar bagaimana menjadi suami/istri yang baik. Belajar bagaimana menjadi ayah/ibu yang sukses. Pula, belajar bagaimana menjadi pemandu perjalanan untuk menuntun orang-orang yang kita cintai menuju ridha Allah.

    Sungguh di usiaku ini, aku tidak sedang mencari cinta, aku sedang mencari ia... Seseorang yang berkenan mengajak-ku dalam taqwa. Menemani perjalananku menuju surga.
Sign In or Register to comment.