BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Selamat Datang!

Belum jadi anggota? Untuk bergabung, klik saja salah satu tombol ini!

Jika ada pelanggaran Aturan Pakai, klik di "Laporkan" pada pesan tsb.



Pendaftaran member baru diterima lewat Facebook , Twitter, atau Google+!
Anggota yang baru mendaftar, mohon klik disini.

Runtuhnya Stadion Kenangan | Cerita Pengalaman Asli

JuniorPldJuniorPld ✭ Bronze
edited April 2016 in BoyzStories
RUNTUHNYA STADION KENANGAN


Ini adalah cerita pengalaman asliku, cerita tentang seseorang yang aku suka dan sekarang gak ada rasa lagi, sejak aku tau seperti apa dia. dan juga karena gak sekece dulu.
*gak ada rasa lagi? hihi meragukan yah


Hampir 1 bulan lebih sejak aku putus dengan bf ku kiky cowok keturunan cina yang salah satu mahasiswa di Cirebon *nama disamarkan

Entah tanpa sebab apa dia minta aku dan dia jadi hanya berteman saja. Alasannya sih, katanya dia merasa gak tenang dan bersalah aja dengan pacaran sejenis yang baru perama baginya itu.

Aku pun mengerti dengan apa yang dirasakannya itu. Karena aku juga pernah merasakan dan mengalaminya juga, perasaan sayang-sayangan dengan sesama cowok itu aneh aja rasanya, rasaannya gimana gitu awalnya.
Perasaan berdosa, malu pada diri sendiri, serta sms mesra takut ketauan dan terbaca oleh keluarga, saudara atau teman-teman

Walaupun kami sudah putus, hubunganku dengannya gak berubah, aku masih sering disuruh main kerumahnya, dan melakukan seperti apa pada waktu bf.an dulu aja. Misal mandi bareng sambil bercumbu ria dibawah shower, Atau tiduran dan bermesraan di Kamarnya, TTM gitu lah tepatnya. Kupikir aneh juga, kenapa mesti putus, yah mungkin karena dia sibuk, ngurus rumah makan dan kuliahnya, jadi gak ada waktu, sms aja jarang. Makanya dia lebih memilih TTM.

Di tengah kesendirianku, pada waktu malam itu aku dapat sms dari temen lama fb "Rehan" namanya. Dia adalah anak SMA, baru masuk SMA tepatnya. Karena waktu itu dia lagi masa orientasi sekolah gitu.

Aku kenal Dia di Facebook cukup lama, hampir 3 tahun kayaknya, karena waktu itu dia masih kelas 1 SMP.
aku sama Dia sudah lama gak saling kontak, dulu sih dia selalu sms aku tiap malam, tanya tentang apa dan gimana yang namanya bf.an itu, dan ngapain aja kalau pacaran dengan sesama cowok itu.
Dan aku pun cerita tentang apa yang biasa aku lakukan bersama mantanku itu ke dia. Kadang dia juga cerita tentang temen-temen basket di sekolahnya, dan lain-lain deh. Walau di fb pakai foto palsu, berasa nyaman aja smsan dengannya

Karena udah lama gak saling kontak, pas dia sms agak kaget dan seneng juga, karena ada perhatian baru dari seseorang lagi, yang sebelumnya gak aku dapatkan dari bf ku yang udah putus itu.

Hampir tiap malam Dia sms aku, “lagi apa ka?” kata dia. Lalu aku pun bales “lagi tiduran aja nih de!” dan bla bla bla
. . .

Sampai akhirnya dia minta ketemu, seneng rasanya. Karena hampir 3 tahun kenal belum pernah ketemu.

Aku penasaran juga dengan si "dd" begitu panggilanku ke dia. sebelumnya dulu juga hampir sempat ketemuan juga sih, tapi gak jadi, karena dia merasa gak PD, padahal dia udah sempat liat aku katanya. “huft curang” balas ku.

Senin siang akhirnya aku janjian ketemu, kebetulan aku lagi libur. Dan katanya dia mau minta beberapa video G Hasil download ku yang aku ceritakan padanya pada hari-hari sebelumnya.

Dan siang itu kami janjian di Stadion Bima Cirebon

“cepet jangan lama-lama!” isi smsnya padaku.

“iya bentar” balasku.

“aku dibawah pohon, samping warung, kakak dimana?” balasnya.

“aku masih di jalan de, tunggu bentar lagi yah!” balasku.

Beberapa menit kemudian aku pun sampai di tempat ketemuan, ternyata dia cakep dan keren juga, putih, Persis seperti yang aku bayangkan sebelumnya. Tingginya mungkin 162 hampir sama denganku. Dan kalau orang lain liat kami berdua, pasti dikira seumuran, atau malah aku yang dikira lebih muda. Karena aku masih terlihat kayak anak-anak gitu, baik wajah atau pun postur. Itu kata orang-orang juga loh

kembali ke Dia, dia memakai kaos putih dan celana jeans pendek se dengkul. Bibirnya seksi, dengan garis belah di tengah bibir bawahnya. terlihat keren dengan duduk di Honda Beat merahnya

“wah tipe aku banget nih” pikirku.

Pas aku mendekatinya, ternyata dia jutek dan pendiam, gak apa lah terlihat cool aja kalau menurutku

kami pun berjabat tangan

“maaf udah lama nunggu ya de?” aku memulai pembicaraan.

“iya lah, udah dari tadi tau ka!” jawabnya jutek.

“iya maaf, abis janjinya kan bukan jam sekarang” belaku.

“. . . . . .” *dia diam

“oh iyah, katanya mau minta video?” tanyaku.

“iya” katanya.

“bluetooth nya udah di aktifin belum de?”

“bentar, yah udah nih”

Setelah terkirim beberapa file. Trus dia dapat telepon dari temennya, terdengar suara temennya, dan . . .

“ka aku ada kegiatan MOS di sekolah.” katanya.

“sekarang?” tanyaku.

"iya ka”

“Ya udah!”

“duluan ya ka?”

“hati2 di jalan de”

“iya”

Dia pun berlalu, seneng rasanyanya bisa bertemu dengannya

Siang itu sehabis ketemuan sama tu anak. Aku seolah olah menemukan bongkahan berlian yang begitu berharga bagiku.
Betapa gak, sikap diam dan juteknya itu telah membiusku, mencuri hatiku, aku terpana dan terpesona. dibuatnya. Dia adalah pangeran kecilku yang tampan

Di jalan aku senyum-senyum sendiri, gak nyangka kalau teman sms ku yang selama 3 tahun itu begitu mempesona bagiku. Apalagi dia Masih SMA

Senang dan bahagia ku saat itu seandainya digambarkan di drama televisi, mungkin dengan berlatarkan visual efek bunga-bunga dan love love yang beterbangan di sekelilingku dan seolah berkendara di atas jalan pelangi *lebay haha

Setelah sampai rumah, aku langsung sms dia, dan mengungkapkan isi hatiku padanya, kalau aku suka dia.
Tapi itu hanya bertepuk sebelah tangan, karena dia gak mengakui kalau dirinya ada ketertarikan dengan sesama jenis. Wajar sih, karena aku juga pernah mengalami masa2 itu. Siapa sih yang mau mengakui kalau dirinya gak normal. Yah gak apalah udah ketemu aja udah membuatku senang bagiku

Aku sempat menulis kisahku itu di catatan fb ku. Dan mantanku membacanya.

Kupikir dia udah tau itu sebelumnya, karena cerita itu kan aku buat udah lama, dan baru sekarang dia tanya, beruntung dia tidak marah dan suruh aku menulis kelanjutan cerita tadi. penasaran ingin tau apa yang aku lakukan bersama anak tadi katanya. Maksud dia apa ya? Tapi ya udah lah aku tulis aja. Yah walau nanti aku tambah kangen aja sama tu anak.
Yah aku gak bisa bohong kalau aku sangat-sangat kangen dia

Yup langsung saja kita ke KTP melanjutkan cerita tadi, eh salah TKP maksudnya hehe

Beberapa minggu berlalu. Dan sekarang giliran aku yang coba ajak ketemuan anak jutek itu lagi

Seperti biasa dia yang selalu Sms aku duluan

“malem ka” smsnya.

“iya malem juga de” balasku.

“gi apa?” tanyanya.

“lagi tiduran aja nih de”

"oh”

“iya. Oh iya kapan ketemu lagi de?” ajakku.

“gak tau!” katanya.

“minggu depan gimana?” kataku.

“dimana?”

“di tempat yang dulu gimana?”

“emang tar kita mau ngapain ka!?”

“kk pengen deket, pengen ngobrol sama dd”

“ngobrol doang?”

“mang maunya ngapain de?”

“gak tau” jawabnya.

“lah, kok gak tau? Tadi waktu ketemu cuma bentar euy”

“terus?”

“yah, pengen lebih lama aja gitu”

“oh” dia jawab oh, kata-kata andalannya

“gimana de?”

“ya udah, terserah kakak aja”

“sip, hari minggu ya?”

“ya!”

Hari minggu yang ditunggu pun tiba. Bangun tidur dengan riang gembira aku mandi sambil nyanyi-nyanyi, saking senengnya hehe

Setelah pakai baju dan merapikan diri, aku pun mengeluarkan dan memanaskan si putihku * iya lah pakai baju, masa mau telanjang wkwkwk

“Teng” *haha kayak bel sekolah aja ya?

waktu menunjukan pukul. 08:00, dan aku pun bergegas ketempat ketemuan, sengaja datang lebih awal karena gak mau dia protes karena lama nunggu lagi
.

Sesampainya di tempat tujuan, yaitu di taman stadion bima. aku duduk di bangku di depan warung yang tutup. Dan gak nunggu beberapa lama dia datang, nampak terlihat keren dengan dibalut kaos putih dan jeans panjang hitam yang dipakainya *aku terpesona ngiler, plak! Sadar woi haha

lalu kami pun berjabat tangan

“kita duduk disana aja yuk!” ajakku

“iya”

lama kami saling diam. “huft duh salting nih gue, mau ngobrol apaan ya”
dan . .

“gimana sekolahnya?”

“ya begitulah”

“hari minggu gak ada kegiatan ekstrakulikuler?”

“gak ada.” jawabnya jutek
.

“banyak yang cakep gak? hehe...”
tanyaku.

“gak tau”

“oh hehe”

saling diem lagi

“liat videonya dong ka?”

“iya nih”

aku pun tiduran di tempat duduk stadion yang kecilnya yang di sebelah barat yang cukup sepi, ada dua lapangan di situ.
Angin bertiup dengan sejuknya. Dia liat video dan aku mainan hp aku yang satunya lagi, aku pun putar mp3

“iya kamu gak ada acara lagi kan?”

“gak ada” jawabnya

aku bangun, dan aku duduk dibelakangnya. Lalu aku peluk dia dari belakang, sambil liat video dia diam aja. Tanganku mulai nakal, aku mulai masuk ke kaosnya dan mengusap usap dadanya dan aku mainkan putingnya. Aku cium punggungnya, wanginya . . .

Karena diamnya itu, aku makin berani, aku cium leher dia, jilat telinga dia, "akh" dia sedikit mendesah dan merem melek. Lama aku bermain disitu.
Aku pegang wajah imutnya, aku lumat bibirnya, kumainkan lidahku, ah . . Seakan dia milikku seutuhnya. Aku peluk erat dia. Udah lupa dia sama tu Video.

“kak isep!” pintanya.

“wah aku gak suka ngisep de”

“aku yang isep punya kk. ayo buka!”

“hmm... disini?” kataku.

“kita ke Giant aja yuk. di toiletnya” katanya

“gak ah” *karena ada mantanku kerja jaga food court sepupunya di situ.
pikirku.

“ya udah disini aja, cepet buka!” katanya

dengan clingak clinguk liat sekeliling kanan kiri yang kebetulan sepi, aku pun membuka resletingku dan "hap" dia langsung melahapnya. kurasakan hangat dan lembutnya isepannya.
sekarang ganti posisi aku yang isep punya dia, padahal aku gak suka ngisep. jijik aja pikirku. tapi karena dia cakep akhirnya aku coba juga. karena terbawa suasana dan dak ingin mengecewakannya. aku buka resletingnya aku lihat tititnya sama ukurannya denganku. terlihat ada precum yang mengering, setelah kubersihkan aku pun melahapnya. rasanya kenyal seperti makan jelly agar-agar.

“kalau udah mau keluar bilang ya de!” kataku karana takut dia keluar di mulutku. “iya” jawabnya. bibirku beralih ke pusarnya, kaosnya aku sibak lalu putingnya aku hisap. tak lupa lehernya aku cumbu. merem melek dia.
sementara itu tanganku mengocok tititnya dan "CROOT CROOT" dia keluar banyak muncat ke tembok.

Waktu hampir sore. kami beres- baju dan saling pamit pulang.

Sampai rumah dia sms “ka jangan sms atau hubungi aku lagi!”
katanya.


CETAAAR!

Bagai disambar petir di siang bolong. Aku terkejut terdiam dan tertawa sendiri "hahaha" lucu plus sedih juga sih.
aneh yang minta nomor, yang selalu sms duluan, yang minta ketemuan, kan dia sendiri. Dan waktu kucumbu juga dia membalas dan menikmatinya, mungkin dia gak suka aku atau menyesal, merasa berdosa karena tlah melakukan pebuatan yang gak wajar dan terlarang.

tanpa bales smsnya aku pun. Gak pernah hubungi dia lagi.

Dan terakhir dia bilang kalau dia kangen dan sayang aku.

Sempat mau ketemuan lagi, tapi selalu gak jadi. Dan aku pun berjanji untuk tidak meladeninya lagi.
Sampai dia meminta maaf dan cerita kalau dia sudah berhubungan denga temen lain. Aku sangat terpukul, kenapa dia cerita itu kepadaku yang secara dia tau kalau aku kan suka dia. Tapi aku pura-pura cuek dan aku bilang, “oh.” balasku.
Karena setelah dipikir gak punya hak marah padanya.. Karena aku sendiri pernah dengan mantan bf ku itu.

Kami pun mulai akrab lagi, sampai dia ngajak ketemu dan renang bareng tapi selalu gak jadi hampir 3 kali mungkin.

Aku berjanji untuk gak meladeninya lagi. Tapi aku lemah setiap dia sms lagi dan minta ketemu lagi. “kali ini beneran kak serius!” katanya.

Tapi apa, saat aku sampai ditempat janjian dia balik lagi sebelum aku datang katanya aku telat, itu smsnya padaku. Aku gak membalasnya dan langsung balik pulang.

Sesampainya dirumah aku sms dia, “jangan sms atau hubungi aku lagi!” isi smsku kepadanya. “haha abis kk telat sih!” balasnya.

Aku gak membalasnya lagi sampai sekarang.

1 tahun berlalu. aku chat dengan temen fb, setelah ngobrol ngalor ngidul dia bilang ke aku, kalau ada temen fbnya yang mencari aku. dia kenal aku, namanya Dimas katanya. “Dimas siapa? aku gak kenal tuh!” kataku. beberapa harinya fb yang nanya Dimas add dan inbox aku. “hai” katanya. aku gak bales. karena fotonya gak menarik, beberapa harinya lagi dia inbox aku lagi “masih kenal Rehan gak?” katanya. aku jawab, “masih, siapa kamu kok tau Rehan. baca cerpenku ya?” kataku.
“aku Rehan!” katanya. “Kalau kamu beneran Rehan coba terakhir ketemu aku pakai motor apa?” balasku memastikan. “terakhir itu yang mau renang gak jadi.”

akhirnya aku bertukar pin bbm, dan chat. dia cerita kalau sejauh ini sudah ml dengan beberapa teman fbnya. CRAAANG . . . sesaat bayangan tentangnya runtuh seperti kaca jendela yang yang bergambarkan kenanagan bersama dia pecah. dia yang aku kenal dulu waktu mau masuk SMA pendiam dan polos, sekarang. menjelma menjadi sosok yang diluar pikiranku. “cari aku cuma mau pamer itu doang toh?” balasku tanpa ada rasa lagi padanya. “gak, aku mau coba ml sama kamu!” jawabnya. “bukanya tadi katanya kamu habis ml di rumah temenmu?. aku gak ada tempat. kamu sama yang lain saja. lagian aku juga sudah sering begituan dirumah bfku.” jawabku. padahal sih aku kalau sama bf. kami cuma cumbuan saja. karena cari aman dan juga takut dosa. cumbuan saja juga dosa sih. tapi segaknya ringan lah kalau menurutku hehe... dan juga karena rasa sayang dan cinta itu gak harus dengan gituan.

Sekarang aku jadi tau tentang dia. dia adalah anak yang sukanya fun saja gak suka terikat, dan mencari yang menurut dia menarik dan punya tempat buat fun.

THE END

Komentar

Sign In or Register to comment.