Selamat Datang!

Belum jadi anggota? Untuk bergabung, tekan saja salah satu tombol ini!

Sign In with Facebook Masuk dengan Google Masuk dengan OpenID Masuk dengan Twitter
Pendaftaran member baru diterima lewat Facebook , Twitter, atau Google+!


Anggota yang baru mendaftar, mohon klik disini.

Contact us at admin@boyzforum.com





GARA-GARA KONTOLKU PANJANG

Kututup pintu kamar keras dan kulempar tas punggungku di sudut kamar. Sekedar menumpahkan kekesala…
senoseno Posts: 1,264
edited April 2013 in BoyzStories
Kututup pintu kamar keras dan kulempar tas punggungku di sudut kamar.
Sekedar menumpahkan kekesalanku.
Kesal….dongkol dan marah menyatu, pengen rasanya aku berteriak atau membanting semua yang ada di depanku…
Hari ini hari yang bikin aku muak di sekolah..
Masak hanya masalah sepele saja dita cewekku,harus memutuskan hubungan…
Sepelee..
Uhhh, cewek memang begitu.
Dan …ini semua tak lepas dari ulah wahyu cs yang bikin gosip murahan di sekolah hingga bikin aku malu luar biasa.

Sebenarnya kejadian ini tak lepas dari minggu lalu ketika semua kelas 11 study tour ke Bali.
Sebenarnya bukan study, tapi tour saja sih.
Kami menginap di penginapan di daerah sanur.
Kukatakan penginapan karena bentuknya gedung memanjang mirip gedung sekolah .
Tiap kamar berisi enam orang.
Dan sial….
Kami berlima, aku ,wahyu, deni, ridwan dan hari tidak kebagian tempat.
Sempat kulihat beberapa guru dan panitia dari pihak biro, agak bingung juga mengurus kami berlima.

Akhirnya…
Kami jadi satu menginap dengan para guru di hotel dekat penginapan tersebut.
Mirip villa…
villa ini terdiri dari banyak bangunan kecil dengan taman rimbun di depannya
Tiap bangunan terdiri dari dua kamar.
Wowww…kutepuk pundak wahyu, “yuk, kadang sengsara membawa nikmat hahahaha”
Kami semua tersenyum melihat villa kami.
Sebuah bangunan kecil yang terpisah dari bangunan lain.
Dan…
Kuintip kamar satu-satunya di samping kamar kami, gelap dan kosong.
Woww…berarti praktis bangunan ini hanya di diami kami berlima untuk beberapa hari ke depan.
Bebas…kami bisa bebas semaunya, toh bangunan ini jauh dari pengawasan semua guru dan teman-teman.

Pertama lihat bangunan kamar, aku sudah suka, sebuah kamar yang luas terdiri dari dua bed besar.
Muatlah kalau sekedar untuk tidur berlima.

Kami sampai di hotel ini sudah malam dalam keadaan kecapekan setelah perjalanan dari jawa dan beberapa obyek wisata.
Sudah malam..
Dan kami langsung tertidur, tanpa sempat mandi.
Akhhh…toh kami sama-sama tak peduli dengan bau badan, tadi kan sempat mandi di pantai kuta.

“tok…tok…tok…” pintu kamar terketuk dan langsung terbuka.
Woww…sudah sangat terang,sudah pagi, kulihat sudah jam 7.15 pagi
Pak rudi yang tinggi besar berdiri berkacak pinggang dengan wajah seram.
“heyyyy..kalian belum bangun, lihat yang lain sudah siap di bis dan sudah sarapan, kuberi waktu lima belas menit, kalau telat kutinggal ke obyek selanjutnya!” suara pak rudi dengan teriakan kencang.
Kami berlima loncat dari tempat tidur….

“gila! Mosok dari sekian nggak ada bangun pagi” ridwan panik.
“udaahh…yang penting cepetan, waktu kita nggak banyak!” ujarku
“aku mandi duluan yaaa…..” deni melompat menuju kamar mandi
“woyyyy…bentar den” wahyu berteriak
Deni terbengong di depan kamar mandi.
“kita mandi bareng saja, kalau gantian nggak cukup waktu neh” wahyu usul.
Kami saling berpandangan.
“okeee…” suara kami kompak sambil cepat mencari peralatan mandi.

Semua teman sudah masuk kamar mandi.
Aku masih ngubek-ubek isi tas, mencari facial scrub, akhhh akhirnya ketemu juga.
Dengan cepat aku masuk kamar mandi….
Seumur-umur aku belum pernah mandi bareng-bareng.
Mungkin kelihatan aneh juga sih.
Tapi yang bener, aku tuh minder….
Aku beda..
Sebagai cowok keturunan arab, aku beda dengan teman-temanku.
Tubuhku jauh lebih jangkung, tinggi terakhir saat kuukur sudah 178.
Dan…
Yang bikin aku minder, rambut sudah tumbuh di mana-mana.
Dada, putting susuku, janggut, perut, kumis, apalagi bulu ketiak dan kemaluan, sudah sangat lebat.
Aku minder…
Rata-rata temenku belum sedemikian tumbuh bulu.
Masih kuingat beberapa hari lalu, purnomo ketika ganti kaos olah raga di kelas di kerumuni teman-temannya.
Ketika aku mendekat, kulihat purnomo dengan bangganya memamerkan bulu ketiaknya yang mulai tumbuh.
Aku tersenyum…dalam hati aku bilang ‘itu belum seberapa purrr….”
Memang semua temenku tak tahu kalau aku sudah berbulu, karena setiap ganti pakaian olah raga aku di kamar ganti.
Sangat tertutup…minder, karena aku merasa beda saja.

“luthfiiiiii…..cepetannn…”kudengar deni berteriak memanggilku dari dalam kamar mandi
“okeeee….” Aku berlari masuk kamar.
Kulihat ke empat temenku sedang mandi..
Semua bugil…
Tiba-tiba aku terbengong.
Aku bingung
“woyyy…bengong malah, cepetan…airnya entar habis lho diminum ridwan hahahah” wahyu tertawa lepas sambil bergoyang-goyang kesenangan.


Aku masuk…
Kusembunyikan rasa gugupku
Dan dengan cepat kucopot semua yang melekat di badanku.
Dan aku berusaha bertindak sewajar mungkin….
Toh semuanya laki-laki, apa peduliku.

Dan…tiba-tiba semua aktifitas temanku terhenti
Semua terbengong tanpa kata memandang tubuhku
Aku juga terhenti kikuk…
“napa?” aku keheranan.
Semua mendekatiku…
“woww…gila mennnnn…..” wahyu mendesis.
Semua melotot memandang sekujur tubuhku
Aku semakin bingung.
“woyyy kalian ngapain? Ada yang aneh?” aku keheranan.
“fii…kamu wowww..” wahyu masih melotot melihatku.
“apaan sih” kudorong tubuh wahyu
Aku tersinggung berat.
Aku paham..mereka semua kaget dengan bulu-bulu yang tumbuh di sekujur badanku.
“gila! Kamu pake obat apa fii?”
“obat? Apaan? Ya nggak lah, ini dari sononya, aku tak pakai obat penumbuh rambut” ujarku mantap.

Semua mengamatiku
Dan…
Aku baru sadar mereka semua tidak hanya melihat badanku.
Tapi melotot melihat kemaluanku.
Aku menunduk..melihat kontolku…akhhh emang ada yang salah?.
Kulihat kontol milik temenku juga akhirnya.
“nggak Cuma itu fii…woww..kontolmu gede bangeett, gila menn…coba bandingin dengan milikku apalagi milik hari tuh kayak biji salak saja hahahha”wahyu nyeletuk.
“apaa?” hari tak terima
Aku Cuma terbengong…
Dan benar…
Kontolku tak wajar
Jauh lebih panjang dan besar di banding milik ke empat temenku.
Kuamati semua kontol disini.
Kecil-kecil dan tertutup jembut yang baru mulai tumbuh.
“fii…kamu ke mak erot ya?” ridwan mengerling
“gila semua kamu, udah ahhh ayo mandi, cepetan’
Aku menyibak ke empat temenku.
Dan mulai mengambil air pakai gayung
Kusiram badanku
Segar….
“fii…tau nggak, kalau aku punya kontol sepanjang milikmu, uhhh udah kupamerin ke seluruh temen” hari nyeletuk.
Aku Cuma diam…
Dalam hati terselip rasa bangga juga.
Kusambuni badanku…
Dan sekali lagi kulihat kontolku…
Aku baru sadar sekarang, aku memang beda….
Apalagi kontolku…. sangat jauh beda dibanding yang lain
Berwarna hitam, panjang dan di sela jembutku yang sudah sangat lebat.
Selama ini kupikir aku normal, tapi ternyata aku baru sadar, kontol temen-temenku yang normal untuk ukuran orang indonesia.
Aku merasa…akhhh…aku merasa tidak normal.
(bersambung)
·
«134567257

Komentar

Sign In or Register to comment.
Mengapa saya GAY?
Say hello with BoyzChat!
Besarkan








*klik 'refresh' untuk lihat pesan baru


Hebohkan di Twitter :






 Langganan RSS


BoyzForum Hot Topics!

Kirim ke email saya


Kontak admin@boyzforum.com


Review http://www.boyzforum.com on alexa.com
Jika ada pelanggaran Aturan Pakai, klik di "Laporkan" pada pesan tsb.