BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Selamat Datang!

Belum jadi anggota? Untuk bergabung, klik saja salah satu tombol ini!

Jika ada pelanggaran Aturan Pakai, klik di "Laporkan" pada pesan tsb.



Pendaftaran member baru diterima lewat Facebook , Twitter, atau Google+!
Anggota yang baru mendaftar, mohon klik disini.

**********KISAH SEORANG POLISI MENILANG TEMANNYA**********

arkanarkan ✭✭ Silver
Suatu hari di jalan raya ada seorang pengemudi mobil yg melaju dengan cepat sehingga menerobos lampu merah.
Prriiiiiiiiiitttt.......
Bunyi peluit polisi kepada mobil yg melanggar itu. Dan mobil itu diberhentikan, lalu polisi itu menghampiri supir dan berkata
"maaf pak anda telah melanggar lalu lintas dengan menyerobot lampu merah"
"iya pak,,saya buru-buru soalnya anak saya lagi berulang tahun jadi mesti datang lebih awal" jawab si pengemudi itu kepada pak polisi.
Namun ketakutan sipengemudi itu berubah merasa lega seketika setelah mengetahui bahwa yg menilangnya itu adalah teman waktu SMA dulu.
"eh ari,,km masih ingat aku kan,,? Aku deni"
Tapi setelah begitu pun, polisi yg bernama ari itu hanya tersenyum dan malah meminta sim dan menilangnya.
Melihat itu deni cemberut dan ketus pada ari, dan menutup kaca mobil dengan membukanya hanya 2cm yg cukup untuk memberikan sim nya saja.
Setelah itu polisi yg bernama ari itu langsung memberikan kertas tilang kepada deni. Dan langsung deni pun pergi dengan mengebut kembali.
Dijalan deni hendak menghentikan mobilnya lalu melihat kertas tilang yg diberikan ari kepadanya. Deni sangat kaget ternyata itu bukan surat tilang melainkan secarik kertas yg ada SIM deni dan sebuah tulisan yg berbunyi :
Saya bukan tidak memaafkan kamu sebagai teman SMA dulu, asal kamu tahu anak saya meninggal sewaktu berumur 3 tahun karena tertabrak oleh mobil yg menerobos lampu merah. Dan sampai sekarang saya tidak bisa melihat dan memeluk anak saya tersebut. Sedangkan si penabrak bisa pulang dan masih bisa melihat dan memeluk anaknya di rumah.
Selamat ulang tahun buat anak mu sobat. Titip salamku untuk semua keluarga dan istrimu.
Membaca itu membuat perasaan deni sangat bersalah kepada ari tadi, kemudian dia kembali menuju pos tempat ari menilang dia, namun di pos itu sudah tidak ada siapa-siapa.
.
«1

Komentar

«1
Sign In or Register to comment.