BoyzForum! BoyzForum! - forum gay Indonesia www.boyzforum.com

Selamat Datang!

Belum jadi anggota? Untuk bergabung, klik saja salah satu tombol ini!



Pendaftaran member baru diterima lewat Facebook , Twitter, atau Google+!
Anggota yang baru mendaftar, mohon klik disini.

Best Of

  • Re: Tuangkan Isi Hatimu Saat Ini [NEW]

    drtd yg takbiran anak2
    umur belasan atau dibawahnya
    makhluk2 yg msh punya semangat hari raya
  • Re: Just My Diary

    30 April 2014 (Rab)
    Tadi...
    Waktu seminar...
    Ada yang wah...
    .
    Tadi seminar pagi wajib dateng dari jurusan , padahal hari ini ku kuliah siang. Pengennya sih bobo wkwk :)
    Tadi ku duduk sebelahan sama cewe. Cantik betttt! Ternyata dia dari kampus ABC. Tapi sayang yah, cantik-cantik kaya dia mau dipusingin sama bikin program yang macem-macem :(
    Tapi yang ku salut sama dia itu, dia udah seneng sama kuliahnya dan katanya panggilan hidup dia banget.

    Ah! Kamu jg panggilan hidupku kok! :3

    NB : sekalian ku tukeran nomer hp sama dia (tukeran nomer kontak aja bukan ampe tukeran kartu. Enakan dia orang gw abis dapet pulsa gratis 50rb dari Cahaya Matahari! :p ).
    Kutulis disini biar ga lupa : 084365727810.

    Oh ya. Namanya : TIKA. Bukan TIKI. Jangan salah sebut lagi Riz!
  • Re: Just My Diary

    27 April 2014 (Min)

    Udah lama ga CFD :3
    Pfffft capeknya :D dapet dari HI sampe Polda bolak-balik nonstop! Hihihi...
    Pulang2 beli bubur ayam... eh buburnya dingin ga enak pula! Mana 15ribu lagi harganya! Fvckyeh :(
    wkwkwk

    Nyarter busway ketemu sama mas-mas cakep, bodynya lumayan sii, keliatan soalnya pake kaos fit :') dan gw disenyumin ama dia, gw senyum balik...

    AAAAAAAAAAAAAAA DIARY. GUE GROGIIIIIII !!! XD

    Task :
    - kerjain makalah deadline besok 23.59
    - ngadep dosen buat konsul develop aplikasi baru :3
    - beliin Ciprut cilor di sebelah kampus goceng aja (jam 6)

    28 April 2014

    Akhirnya makalah selesai, dapet contekan :D
    -
    Tadi ku dateng ke acara ultah Vini. Temen sekelas gue semester kemaren.
    Udah ditulis di undangan jam 12, jam 3 bocahnya baru bangun. Padahal dah nungguin on time -_-"
    Tapi enak traktirannya. Makasih Viniiii! :)
    Btw gue ngadoin sabun soalnya dari kemaren tuh bocah curhat sabunnya abis abis melulu :3 jangan buat yang macem-macem Vin!
    -
    Hmmmm... masih kepikiran mas-mas yang kemaren. Duh bakal ketemu lagi gak ya?

    Task :
    Beresin kos. Acak-acakan bgt -,-
    Ngadep dosen lagi jam 2 siang. Semangattt!
  • Re: Just My Diary

    26 April 2014 (Sab)
    "Tiap detik hidup adalah penting, tetapi bagiku tiap detik dengan peristiwa unik patut untuk diabadikan." - Me, 2014

    Jadi maapin kalo nanti tanggalnya ada yg lompat-lompat ya. Biar bisa ke benang ijonya.
  • Re: Just My Diary

    This diary belongs to :
    Riza
    IT 2013 in UXYZ
    Hobi : bikin aplikasi, nulis
    Cita-cita : developer handal
    24 / 4 / 2014


    24 April 2014

    "Hello world!"
    Mungkin itu salah satu kalimat yang pas untuk kutulis di tempat apapun yang baru :)
    Terinspirasi oleh salah satu celotehan dosen : "Kamu harus say hello dulu sebelum kamu berhasil mengubah dunia dengan cara yang kau suka."

    Diary baru nih!

    Hmmm... bukunya bau es krim :p
    Bau bau pabrik kaleee wkwkwk :D
    Apalah diary murahan paling ga sampe 4 bulan habis :3 soalnya tipis banget 120 lembar, heheh

    Oh ya kenalkan, namaku Riza, panggil aja mawar, eh. Riza aja deng.

    Task : jangan lupa sampulin diarynya, pake kertas kado bekas tujuhbelasan kemaren! Be hemat people :)

    25 April 2014 (Jum)

    Jumat ceria, seperti biasa.
    Cerianya kenapa? Ada deeeh.
    Pengen main tapi males.
    Hmmmm. Dapet tugas kuliah dadakan lagi. Dikumpul minggu depan.
    Gimana caranya bikin program chat dalam waktu seminggu? Materi mana dapet -,-

    Hmmmmm... semangat!
    *lempar meja *lempar kursi *lempar.....

    Task :
    - kerja kelompok tempat Gepeng jam 4 sore besok!
    - Bawa laptop
  • Re: ROLE PLAY

    X pov

    Pagi ini sesuatu yang berbeda hadir di rumah ini. Sesuatu yang cukup lama tidak hadir, aku cukup menikmatinya, dan Nathan juga kukira. Kami disini, mengelilingi meja bulat di dapur dengan makanan sederhana. Semoga akan ada hari seperti ini lagi kelak. Amen.

    "What you smiling at?" Interupsi sosok baru di rumah ini, Steve. Aku memandangnya sejenak sebelum akhirnya memutuskan untuk menjawab pertanyaannya dengan gelengan.

    "Nothing, how's my pancakes?" Tanyaku mengalihkan topik.

    "Hm... Good,"

    "What will you say for that?"

    "Thanks,"

    "You're welcome," balasku tak bisa menghilangkan senyum untuk k nyertainya.

    Percakapan itu menjadi akhir untuk pagi baruku dengan Steve. Dia harus kembali pada kehidupannya. Kuharap ada cerita yang lebih baik kelak.

    Kualihkan pandanganku pada pintu masuk ketika pintu itu terbuka. Disana Jenny dengan wajah lelahnya berjalan masuk.

    "Huuffft... I'm so tired." Ucapnya sesaat setelah pantatnya menyentuh sofa. Kepalanya ia sandarkan lelah di sandaran sofa. Aku duduk disampingnya, memandangnya.

    "Why?" Tanya Jenny tahu jika aku tengah memandangnya walau sedari tadi dia menutup mata, bahkan sampai saat ini matanya belum ia buka.

    "What happen?"

    "What you mean?" Ucapnya berbalik tanya.

    "You know what I mean." Ucapku yang berhasil membuatnya membuka matanya.

    "Kamu memaksaku untuk menjawab pertanyaanmu?" Jenny berujar masih tak menjawab apa yang aku tanyakan.

    "Kamu tahu jika aku benci pemaksaan."

    "Then?" Kini aku yang justru terdiam.

    "Katakan apapun yang ingin kamu katakan nanti jika masih menganggapku sebagai keluarga." Ujarku tak ingin melanggar prinsipku untuk tak mencampuri urusan orang lain.

    "I'm your brother," sambungku beranjak dan mengecup keningnya. Aku tidak ingin memaksanya.

    "Can you help me?" Sela Jenny saat kakiku baru 3 kali melangkah. Aku berbalik kembali menatapnya, dia juga menatapku.

    "Do you think I can to do it?"

    "Yes." Jawabnya yakin.

    "Then, I will do anything to do it." Finalku memutuskan kembali duduk disampingnya.

    "Thanks,"

    "Jangan memgucapkannya ketika aku belum melakukan apapun untukmu."

    "You deserve it."

    "Yeah, whatever you said." Ucapku dengan senyum yang langsung dibalas olehnya dengan hal serupa.

    "Berapa usia keponakanku sekarang?" Tanyaku saat mengalihkan pandanganku pada perut Jenny.

    "Almost eight weeks."

    "Dia sehat,?" Tanyaku memberanikan diri menyentuh perutnya.

    "Semoga." Jawabnya membuatku menatapnya. Dia tersenyum. Dia meletakan tangannya di atas telapak tanganku yang ada di perutnya. Jenny benar-benar menginginkan anak ini.

    "What?"

    "I like your smile." Ujarku yang langsung membuat Jenny memelukku.

    "I hope he will do what you do." Ucapnya terus memelukku.

    "I will kill him by myself if he refuse it." Balasku membalas pelukannya. Kukecup keningnya.

    "Thank you."

    "Kamu tidak menanyakan siapa orang yang aku maksud?" Tanyanya melepaskan pelukan.

    "Aku hanya ingin menjadi pendengar yang baik. Jika kamu ingin mengatakannya maka katakan, tapi jika tidak, diamlah. Aku akan tetap sama untukmu." Jelasku membuatnya kembali memelukku.

    "Jangan pernah meninggalkanku apapun yang terjadi." Lirihnya.

    "Bahkan jika kamu yang memintaku untuk pergi, aku akan tetap di sudut lain yang tidak kamu lihat untuk membuatmu tak sendiri." Balasku membuat Jenny mengeratkan pelukan.

    Menit berlalu tanpa suara. Aku dan Jenny masih dengan posisi nyaman kami untuk terus berpelukan. Ini adalah sisi lain kakakku, dan kuharap dia hanya memperlihatkannya dihadapanku. Terdengar egois?. Aku memang selalu egois untuk bisa terus menikmati bahagia bersama keluarga.

    "I'm tired.," gumamnya.

    "Istirahatnlah." Balasku melepas pelukan.

    "Can I sleep here?" Tanyanya menyentuh pahaku yank ingin ia jadikan bantal tidurnya.

    "Do anything you want." Balasku membuatnya langsung memposisikan tidurnya dengan kepala di pangkuanku.

    "Are you comfy?" Jenny membalasnya dengan anggukan. Matanya langsung tertutup, dan hanya beberapa menit nafasnya terdengar teratur. Dia memang kelelahan kukira. Semoga hal ini akan sedikit mengurangi bebannya.

  • Re: Tuangkan Isi Hatimu Saat Ini [NEW]